TRENDING NOW

nyarink media online independen, kehadirannya diharap mampu menjadi media alternatif yang mewarnai media informasi lokal dan nasional

NYARINK.com, Cimahi - Diduga akibat Pemasangan paku bumi, terkait pembangunan Kereta Cepat di Kampung Cihonje, RW 16 Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi dikomplain warga sekitar. 

Karena dianggap mengganggu warga,  bahkan sejumlah rumah warga mengalami retak-retak yang diduga dampak dari pemasangan paku bumi untuk kepentingan kereta api cepat.

Warga mengeluh rumah mereka mengalami retak di berbagai sudut yang diduga akibat getaran pemasangan paku bumi pekerjaan proyek tersebut.

Salah seorang warga, beinisial SF, mengeluhkan pemancangan paku bumi disekitar rumah warga. Akibatnya, tembok rumah warga ada yang jadi retak, karena getaran yang ditimbulkan. Belum lagi banjir saat hujan bisa mencapai ketinggian 50cm.

“Karena getarannya kuat, tembok warga menjadi retak, dan ada sekira empat yang merasakan itu.“ katanya, Rabu (21/10/2020).

Sementara, Jubir pelaksana proyek Mira, hingga berita ini diturunkan  belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp. [Gn/Bm/ink20]

nyarink media online independen, kehadirannya diharap mampu menjadi media alternatif yang mewarnai media informasi lokal dan nasional

NYARINK.com, Dumai - Polres Dumai telah menetapkan Eko Suharjo Salah seorang calon Wali Kota Dumai, sebagai tersangka dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah. Wakil Wali Kota (Wawako) Dumai nonaktif itu terancam pidana penjara selama enam bulan bila terbukti bersalah. 

Politikus asal Partai Demokrat ini diketahui menyandang status tersangka berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai dari Polres Dumai, Senin (19/10/2020). Kasi Pidana Umum (Pidum)

Sementara Kejari Dumai, Agung Irawan, membenarkan ada nama tersangka Eko Suharjo. "Iya, kami sudah terima SPDP-nya. Dalam SPDP itu tersangkanya inisial ES (Eko Suharjo, red)," ungkap Agung Irawan, Selasa (20/10/2020).

Untuk itu, Agung telah menunjuk beberapa orang sebagai jaksa peneliti. Mereka nantinya bertugas mengikuti perkembangan penyidikan serta menelaah berkas perkara bila dilimpahkan oleh penyidik.

"Saat ini, kami masih menunggu pelimpahan berkas perkara dari penyidik kepolisian atau tahap I," imbuhnya.  

Disebutkanya, ES disangkakan dengan Pasal 189 UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Dalam SPDP itu, Pasal 189 UU Pilkada.

Dalam aturan itu, lanjutnya, paslon yang mengikuti pilkada yang dengan sengaja melibatkan pejabat badan usaha milik negara, pejabat badan usaha milik daerah, ASN, anggota Polri, anggota TNI, dan kepala desa atau sebutan lain/lurah serta perangkat desa atau sebutan lain/perangkat kelurahan, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 bulan atau paling lama 6 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp600 ribu, atau paling banyak Rp6 juta. 

Sementara itu, ES ketika dikonfirmasi RiauPos.co melalui selular belum memberikan jawaban. Kendati nomor handphone Ketua DPC Partai Demokrat Dumai 08127514** dalam kondisi aktif.

Hingga pesan singkat dilayangkan kepada Eko, yang bersangkutan belum membalasnya.  Penanganan perkara ini, bermula ketika Bakal Calon Wali Kota Dumai yang berpasangan dengan Syarifah menggelar kampanye di Kelurahan Simpang Tetap Darul Ihsan (STDI) Kecamatan Dumai Barat pada Kamis (8/10/2020). 

Kegiatan ini berlangsung di rumah salah seorang warga di Jalan Nenas.  Sebelum kegiatan dimulai, anggota Panwaslu Kecamatan Dumai Barat mendapati ada salah seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi protokol sekaligus penanggung jawab kegiatan. Terhadap ASN tersebut, anggota Panwaslu telah melakukan pencegahan dengan mengimbau agar tidak terlibat dalam kampanye. Akan tetapi, ASN diketahui berinisial FA beralasan hadir lantaran sebagai pengurus LDII dan menerima semua paslon yang hadir di wilayah tersebut.

Anggota Panwaslu kemudian menjelaskan bahwa posisinya sebagai ASN sangat melekat pada dirinya. Kendati memahami hal ini, FA tetap mengikuti kegiatan meski hanya sebagai peserta kampanye. Selanjutnya acara langsung dimulai oleh Eko Suharjo yang mendeklarasikan diri bersama Syarifah sebagai paslon nomor urut 2 pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai tahun 2020. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrat, Golongan Karya (Golkar) dan Hati Nurani Rakyat (Hanura). Koalisi dikenal dengan nama Koalisi Dumai Gemilang. Pada sesi tanya jawab, ditemukan juga ditemukan ASN yang berinisial MS yang merupakan Dosen Politeknik Perikanan dan Kelautan Dumai.

Menurut anggota Panwascam Dumai Barat hal ini bertentangan dengan peraturan/perundang undangan yang berlaku, dan dilaporkan ke Polres Dumai guna pengusutan lebih lanjut. Hingga penanganan perkara telah naik ke tahap penyidikan. Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, pihak dari Eko Suharjo akan memberikan klarifikasi pada sore hari ini, terkait dengan statusnya sebagai tersangka.(RAP/Diana) 

Sumber: www.riaupos

nyarink media online independen, kehadirannya diharap mampu menjadi media alternatif yang mewarnai media informasi lokal dan nasional

NYARINK.COM, Bandung, -- Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan kenaikan pangkat yang sesuai dan tepat waktu merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Oleh karenanya, kenaikan pangkat harus menjadi momentum bagi para ASN untuk lebih bersyukur kepada Sang Pencipta.

“Ada tiga indikator untuk menjadi pribadi yang dapat bersyukur. Pertama adalah dengan menerima amanah melalui jabatan ini harus dapat menciptakan dan menghadirkan banyak kebaikan bagi orang lain,” kata Oded saat menyarahkan secara simbolis 15 SK Kenaikan Pangkat kepada ASN Disdik di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, Rabu 21 Oktober 2020.

Kedua, menurut Oded, adalah melalui amanah ini ASN harus dapat menghadirkan dan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang lebih taat kepada Allah SWT.

“Terakhir adalah dengan mengaplikasikan rasa syukur ini menjadi sebuah kebaikan bagi sesama dan peningkatan kepada Allah SWT maka kita akan menjadi pribadi yang mencintai Allah SWT,” jelas Oded.

Ia menilai, sesungguhnya hakikat yang memberi amanah itu bukanlah dari pimpinan, melainkan datang dan diberikan oleh Allah SWT. Maka kepada Allah SWT para ASN harus menunjukan rasa syukur untuk dapat meraih kesuksesan.

Selain bersyukur, Oded juga meminta agar kenaikan pangkat tersebut menjadi momentum bagi para ASN untuk meningkatkan kinerjanya.

“Kenaikan pangkat ini harus menjadi pelecut semangat untuk mendongkrak dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pinta Oded.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, sebanyak 478 ASN Disdik Kota Bandung telah diusulkan untuk memperoleh Kenaikan Pangkat pada Oktober 2020.

“Allhamdulillah melalui koordinasi dan kolaborasi bersama dengan BKPP ( Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan), 100% usulan kami telah diterima dan memenuhi syarat untuk dilaksanakan. Kenaikan Pangkatnya baik bagi Golongan II, III, dan IV,” ungkapnya. (iwan.R.) 

nyarink media online independen, kehadirannya diharap mampu menjadi media alternatif yang mewarnai media informasi lokal dan nasional

NYARINK.COM, Bandung,-- Terhitung sejak akhir September 2020 lalu, pembangbunan Rumah Deret Tamansari dimulai. Di tahap pertama ini, fokus membangun pondasi dan struktur rumah deret serta pembuatan masjid.

Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung, Nunun Yanuati menyatakan proses, pembangunan dimulai setelah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terbit pada 12 September 2020.

“Sampai 16 Oktober kemarin proses pembangunan sudah 5,5 persen. Memang jadwal pembangunannya untuk struktur tahap satu dimulai akhir September sampai akhir Februari 2021," katanya di Balai Kota Bandung, Selasa, 20 Oktober 2020.

Selain menunggu penuntasan IMB, Nunun mengungkapkan, pihaknya selalu berkoordinasi bersama Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG). Karena ada sejumlah perubahan struktur sesuai dengan rekomendasi dari TABG.

“Desainnya memang bukan seperti rumah susun biasa. Dengan desain khusus mengikuti kontur tanah dan memang lebih diadaptasi pada konsep alam," katanya.

"Karena memang menyesuaikan kontur, jadi struktur bangunannya memerlukan struktur khusus sesuai rekomendasi TABG,” lanjutnya.

Nunun mengungkapkan, untuk pembangunan tahap satu ini sudah dianggarkan Rp10 miliar. Hingga akhir Februari 2021, pondasi dan struktur bangunan telah selesai.

Selain proiritas membangun masjid, menurut Nunun, rencananya di tahap 1 sudah terbangun 198 unit. Namun penuntasannya masih tergantung dari anggaran yang disediakan. 

Hal itu karena Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah fokus pada penanganan pandemi Covid-19.

“Tahap 1 rencananya ada 198 unit. Targetnya tergantung dana yang ada. Karena kemarin untuk penanganan Covid-19 dulu, jadi berkurang. Kalau dananya ada, kita bisa langsung kerjakan. Di 2021 juga selesai,” katanya.

nyarink media online independen, kehadirannya diharap mampu menjadi media alternatif yang mewarnai media informasi lokal dan nasional

NYARINK.COM, -- Presiden Joko Widodo dan PM Yoshihide Suga menyampaikan pernyataan pers bersama usai pertemuan dengan PM Jepang Yoshihide Suga, Selasa (20/10), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. 

Delegasi Pemerintah Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi Pemerintah Jepang yang dipimpin oleh Perdana Menteri (PM) Yoshihide Suga, Selasa (20/10), melakukan pertemuan bilateral, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. 

Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah kerja sama strategis yang dilakukan oleh kedua negara.

Presiden Jokowi, dalam pernyataan pers bersama PM Yoshihide Suga usai pertemuan, menyatakan bahwa kunjungan yang merupakan rangkaian kunjungan pertama PM Suga setelah dilantik sebagai Perdana Menteri bulan September yang lalu menunjukkan arti penting Indonesia dan kawasan Asia Tenggara bagi Jepang.

“Ini juga merefleksikan komitmen bersama untuk terus memperkokoh kemitraan strategis antara Jepang dan Indonesia,” imbuhnya.

Lawatan yang juga dilakukan di tengah ketidakpastian kondisi dunia sekarang ini, lanjutnya, menunjukkan komitmen kedua negara untuk bekerja sama dan saling mendukung.

“Di tengah dunia yang  diwarnai ketidakpastian, kunjungan ini menunjukkan bahwa kita memilih untuk bekerja sama dan saling mendukung satu sama lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan, dalam pertemuan bilateral kedua negara dibahas sejumlah potensi kerja sama. Pertama, kerja sama pengelolaan pandemi COVID-19.

Disampaikan Presiden, sejak awal Jepang adalah mitra penting Indonesia dalam mitigasi pandemi, termasuk saat evakuasi  69 Warga Negara Indonesia ABK (Anak Buah Kapal) Kapal Diamond Princess dari Yokohama, Jepang. 

Ditambahkan Presiden, ia juga menyambut baik telah di tandatanganinya Memorandum Kerja Sama Kesehatan antara Indonesia dan Jepang pada 19 Oktober lalu.

“Indonesia menghargai komitmen dan kontribusi Jepang bagi pembentukan ASEAN COVID-19 Response Fund. 

Saya juga mengajak Jepang memperkuat tata kelola kesehatan di kawasan untuk menghadapi pandemi di masa  yang akan datang, termasuk pembentukan ASEAN Centre for Public Health Emergencies and Emerging Diseases,” ujar Presiden Joko Widodo K

Kedua, pembentukan Travel Corridor Arrangement (TCA) untuk perjalanan bisnis yang penting.

“Saya dan Perdana Menteri Suga telah sepakat mengenai pentingnya pembentukan Travel Corridor Arrangement bagi bisnis esensial. 

Kita juga sepakat menugaskan Menteri Luar Negeri Jepang dan Indonesia untuk menegosiasikan detail dan menyelesaikannya dalam waktu satu bulan,” kata Kepala Negara

Ketiga, upaya memperkuat kerja sama di bidang ekonomi. Disampaikan Presiden, Jepang adalah salah satu mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi.

“Saya menyambut baik relokasi dan perluasan investasi perusahaan-perusahaan Jepang ke Indonesia, seperti perusahaan Denso, Sagami, Panasonic, Mitsubishi Chemical, dan Toyota,” ujarnya.

Dalam pertemuan, tambah Presiden, ia juga meminta perhatian Jepang terkait adanya kendala izin impor untuk produk pertanian,  kehutanan, dan perikanan dari Indonesia.

“Saya tadi juga mendorong Jepang untuk ikut berpartisipasi dalam sovereign wealth fund Indonesia,” imbuhnya.

Keempat, kemitraan Indonesia-Jepang dalam memperkuat kerja sama multilateral.

Disampaikan Presiden, Indonesia menekankan pentingnya spirit kerja sama untuk terus diperkuat terutama di tengah rivalitas yang semakin menajam antara kekuatan besar dunia.

“Spirit kerja sama yang inklusif perlu juga terus dimajukan dalam rangka kerja sama Indo-Pasifik sebagaimana tercermin dalam ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. 

Saya juga menggarisbawahi harapan agar Laut Cina Selatan dapat terus menjadi laut yang damai dan stabil,” pungkas Presiden Joko Widodo.

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿค๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ