Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Asimilasi Sebuah Proses Sosial pada Manusia

15 Okt 2020 | 19.36 WIB Last Updated 2020-10-15T14:04:51Z


NYARINK.com,--Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, asimilasi adalah penyesuaian atau peleburan sifat asli yang dimiliki dengan sifat lingkungan sekitar.

Sementara itu, menurut Koentjara Ningrat (1996: 160) asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi di berbagai golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara insentif.

Sehingga sifat khas dari unsur kebudayaan beberapa golongan itu akan berubah menjadi unsur kebudayaan campuran. Selain pengertian, kalian juga bisa mengenal lebih dalam terkait asimilasi. Mulai dari syarat, faktor penghambat hingga faktor pendorongnya.

Melansir dari beberapa sumber, Kamis (15/10/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Pengertian Asimilasi
Sebelum mengenal lebih jauh tentang asimilasi, ada baiknya kalian tahu pengertian asimilasi. Berikut pengertian asimilasi berdasarkan KBBI dan para ahli.

Melansir dari kbbi.kemdikbud.go.id, asimilasi adalah penyesuaian atau peleburan sifat asli yang dimiliki dengan sifat lingkungan sekitar.

Melansir dari gurupendidikan.co.id, menurut Koentjara Ningrat (1996: 160), asimilasi adalah suatu proses sosial yang terjadi di berbagai golongan manusia dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda setelah mereka bergaul secara insentif. Sehingga sifat khas dari unsur kebudayaan beberapa golongan itu akan berubah menjadi unsur kebudayaan campuran.

Sedangkan, menurut Soerjono Soekamto, asimilasi adalah proses sosial yang ditandai dengan adanya berbagai usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang ada di antara orang per orang atau kelompok-kelompok manusia. Di mana meliputi usaha untuk mempertinggi kesatuan sikap, tindak dan proses mental dengan memperhatikan juga tujuan dan kepentingan bersama.

Sementara itu menurut Robert E. Park dan Ernest W. Burgess (1921: 735), asimilasi adalah proses interpretasi san fusi di mana orang-orang serta kelompok memperoleh kenangan, sentimen dan sikap orang lain atau kelompok. Dan juga dengan berbagi pengalaman dan sejarah, digabungkan dengan mereka dalam kehidupan bersama.

Syarat Asimilasi
Setelah mengetahui pengertian asimilasi, kini beralih mengenal syarat asimilasi. Terdapat tiga syarat yang bisa membentuk asimilasi. Adapun tiga syarat asimilasi tersebut yakni

Terjadi pergaulan antar individu atau kelompok secara intensif dalam waktu yang cukup lama
Terdapat sejumlah kelompok yang mempunyai kebudayaan berbeda
Kebudayaan masing-masing kelompok saling berubah serta menyesuaikan diri

Faktor Penghambat Asimilasi
Pada umumnya, asimilasi bisa terjadi jika ada rasa toleransi serta simpati. Khususnya dari individu-individu pada suatu kebudayaan ke kebudayaan lain. Akan tetapi, sikap toleransi dan simpati ini juga terhambat oleh beberapa faktor. Berikut faktor penghambat asimilasi.

  1. Perasaan takut pada kekuatan suatu kebudayaan yang dihadapi
  2. Kehidupan suatu golongan tertentu terisolasi dalam masyarakat, seperti golongan minoritas
  3. In-group feeling yang kuat juga bisa menjadi penghalang berlangsungnya asimilasi
  4. Perasaan jika suatu kebudayaan golongan tertentu lebih tinggi dibanding kebudayaan kelompok lainnya
  5. Kurangnya pengetahuan akan kebudayaan yang dihadapi
  6. Pada batas-batas tertentu, perbedaan ciri fisik atau warna kulit bisa menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi
  7. Perasaan superioritas pada individu-individu dari satu kebudayaan ke kebudayaan lain
  8. Gangguan dari golongan berkuasa pada golongan minoritas lain juga bisa mengganggu proses asimilasi. Terlebih bila golongan minoritas mengalami sejumlah gangguan dari golongan berkuasa
  9. Terkadang faktor penyebab kepentingan dan ditambah dengan pertentangan pribadi bisa menghambat proses asimilasi

Faktor Pendorong Asimilasi
Jika ada faktor penghambatnya maka ada pula faktor pendorongnya. Faktor-faktor inilah yang bisa membatu mempermudah atau mendorong terjadinya asimilasi. Berikut faktor pendorong terjadinya asimilasi.

  1. Kesempatan yang sama pada bidang ekonomi
  2. Sikap terbuka dari golongan berkuasa pada masyarakat
  3. Perkawinan antara kelompok berbeda budaya
  4. Toleransi di antara sesama kelompok berbeda kebudayaan
  5. Kesediaan menghormati serta menghargai orang asing khususnya kebudayaan yang dibawa
  6. Persamaan pada unsur-unsur kebudayaan universal

[mdk/tan/Pncbd20] Dok Foto: parade bhineka tunggal ika. ©2016 mdk/imam buhori

×
Berita Terbaru Update