Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Nadim merdekakan Dana BOS, Kepsek Berwenang Gunakan Anggaran

Kamis, November 12, 2020 | 12.36 WIB Last Updated 2020-11-12T05:38:48Z


Nyarink.com, NTT - Kepala sekolah kini diperbolehkan  menggunakan dana BOS untuk kesejahteraan guru honorer ataupun untuk membeli kuota dan membeli gawai yang dipinjamkan ke siswa untuk mendukung pendidikan jarak jauh (PJJ).

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, saat kunjungannya ke sejumlah sekolah di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Rabu (11/10/20)

Nadim menegaskan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan diskresi atau keputusan kepala sekolah. Dalam kesempatan, dia juga menyampaikan pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp3 triliun untuk tambahan dana BOS bagi daerah tertinggal.

"Dana BOS sekarang sudah dimerdekakan, Kepala Sekolah mempunyai kewenangan untuk menggunakan dan itu." kata Nadiem.

Dijelaskan Nadim, Selama ini dana BOS yang diterima semuanya rata, padahal jika bagi daerah 3T bisa merugikan. jika disamakan biaya per anaknya, di daerah 3T biaya terbilang lebih mahal. Dari mulai tukang serta barang-barang lebih mahal.

"Sebelumnya, perhitungan berdasarkan jumlah murid dan biaya per siswa juga disamakan. Metode perhitungan dengan berdasarkan jumlah murid tersebut sepertinya terlihat adil. Namun kenyataan di lapangan tidak seperti itu. Terutama pada sekolah yang muridnya sedikit dan sebagian besar berada di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T)." Bebernya.

Bagi sekolah yang jumlah muridnya besar, katanya, akan diuntungkan karena dapat menikmati economic of skill dan bisa memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Sementara perhitungan dengan metode sebelumnya itu, merugikan sekolah yang jumlah muridnya lebih sedikit.

"Mereka yang jumlah muridnya sedikit, harus mengelola sekolah dengan besaran dana BOS yang kecil," ujarnya.

Kedepan, pihaknya akan mengubah cara perhitungan BOS, bukan berdasarkan jumlah peserta didik, tetapi Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistik. 

Melalui perubahan perhitungan dana BOS tersebut, ia menjamin tidak akan ada sekolah yang dana BOS-nya turun. Justru untuk sekolah yang berada di daerah 3T dan jumlah murid sedikit, dana BOS yang diterima akan meningkat.

Dirinya berharap dana BOS tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Apalagi saat ini, dana BOS tersebut langsung masuk ke rekening sekolah. [Antara/Ink20]

Photo: detik

×
Berita Terbaru Update