Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Raja Thailand Tuai Kontroversi Karena Skandalnya

26 Des 2020 | 21.13 WIB Last Updated 2020-12-26T14:19:20Z



NYARINK.COM -- Saat dunia menghadapi wabah Covid-19, Raja Vajiralongkorn bersama para selirnya meninggalkan Tahiland dan tinggal di Jerman.


Dalam pengasingannya,  ternyata Sineenat Wongvajirapakdi diikutkan dan gelar kebangsawanannya juga dipulihkan. 


Beberapa tahun belakangan ini, Raja Thailand memang selalu menuai kontroversi karena skandalnya dengan banyak wanita hingga kehormatan dan kepatuhan rakyatnya pun terhadap raja mulai tergerus. 


Bahkan sang Raja Thailand yang bernama Maha Vajiralongkorn disebut-sebut memiliki 20 selir untuk melayaninya. 


Siapakah Maha Vajiralongkorn?


Mengutip BBC, Raja Maha Vajiralongkorn mewarisi takhta pada tahun 2016 ketika ayahnya yang telah lama memerintah, Bhumibol Adulyadej wafat.


Setelah dinobatkan sebagai raja, Maha Vajiralongkorn ternyata telah menikahi kekasih dan permaisuri kerajaannya yang menjadikannya Ratu Suthida.



Sebagaimana diketahui, Sejak dahulu, Thailand dipimpin dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional dan keluarga kerajaan sangat dihormati oleh warga Thailand serta memiliki pengaruh yang besar. Kini, apakah masih sangat dihormati warganya? 


Thailand juga memiliki undang-undang yang ketat, disebut lese majeste, yang melarang kritik terhadap kerajaan. Hukum telah melindungi keluarga kerajaan dari pandangan dan pengawasan publik.


Raja Thailand Vajiralongkorn, yang kini berusia 67 tahun itu, saat menerima Mahkota Kemenangan seberat 7,3 kg emas yang dikenakan di kepalanya, memberikan titah pertamanya, berjanji untuk memerintah dengan kebenaran, seperti yang dilakukan ayahnya pada penobatannya 70 tahun lalu.


Raja Vajiralongkorn adalah anak kedua, dan putra pertama, dari pasangan Ratu Sirikit dan Bhumibol Adulyadej.


Dikutip dari berbagai sumber, Raja Maha Vajiralongkorn sudah menikah 4 kali, 3 di antaranya berakhir dengan perceraian.


Ia pertama kali menikah pada tahun 1977 dengan wanita bersama Soamsawali yang merupakan keluarga bangsawan Thailand yang masih keponakan dari ibu Maha Vajiralongkorn.


Namun, Maha Vajiralongkorn dan Soamsawali  memutuskan bercerai pada tahun 1991 dan dikaruniai seorang anak perempuan bernama Putri Bajrakitiyabha.


Soamsawali merupakan mantan istri yang paling beruntung karena masih memegang gelar bangsawan setelah bercerai.


Pada tahun 1994, raja Maha Vajiralongkorn kembali menikah dengan seorang artis bernama Sujarinee Vivacharawongse.


Lalu, mereka pun menikah dalam upacara istana yang membutuhkan restu dari ayah Putra Mahkota, Raja Rama IX. Anehnya, tetapi tidak oleh Ratu Sirikit sendiri, karena kurang mendapat restunya.


Kemudian, pada tahun 1996, keduanya pun lagi-lagi berakhir dengan perceraian akibat tuduhan perselingkuhan antara Sujarinee dengan seorang pemimpin Angkatan Udara Thailand.


Pihak istana menuduhnya melakukan perzinahan, pelecehan, dan penipuan.


Sujarinee pun kehilangan gelar bangsawan hingga melarikan diri bembawa anaknya ke Inggris untuk mendapatkan perlindungan.


Beberapa waktu kemudian, pihak kerajaan diduga membawa paksa satu putri tunggal mereka, Sirivannavari, kembali ke negara Thailand.


Setelah Sujarinee kabur ke Inggris, Maha Vajiralongkorn menikahi Srirasmi Suwadee yang menjadi istri ketiganya pada tahun 2001 hingga 2014.


Kemudian, pada tahun 2014, gelar Srirasmi Suwadee dicabut menyusul kontroversi atas korupsi yang dilakukan pihak keluarganya.


Srirasmi dinyatakan bersalah, orang tua, paman, hingga ketiga saudara laki-lakinya dijatuhi hukuman penjara.


Srirasmi juga dipaksa untuk keluar dari kerajaan dan meninggalkan putranya, Pangeran Dipangkorn Rasmijoti, yang merupakan pewaris takhta setelah raja.


Sejak saat itu, Srirasmi tidak pernah lagi terlihat di depan umum diduga karena menjalani hukuman tahanan rumah.


Selanjutnya pada tahun 2019, tepat beberapa hari sebelum penobatannya sebagai Raja, Maha Vajiralongkorn mengumumkan pernikahan dengan Suthida Tidjai dan dinobatkan sebagai Ratu Kerajaan.


Sebelumnya Suthida merupakan mantan pramugari Thai Airways kemudian memegang salah satu posisi di kerajaan sebagai wakil komandan unit pengawalnya. Lalu dipromosikan menjadi jenderal penuh dalam pasukan pada Desember 2016.


Setelah beberapa bulan menikahi Suthida, Raja kembali mengumumkan pengangkatan selirnya yang bernama Sineenat yang sebelumnya bernama Niramon Ounprom atau yang biasa dipanggil Koi.


Niramon Ounprom adalah seorang mantan perawat, perwira, dan anggota istana kerajaan Thailand. Ia diangkat menjadi selir raja Maha  Vajiralongkorn yang memberikannya pangkat dan jabatan militer, termasuk nama kebangsawanan Sineenat Wongvajirapakdi.


Tidak berapa lama kemudian, Ia pun dipenjara dalam tahanan dengan keamanan maksimum karena dianggap tidak patuh kepada kerajaan dan gelar kebangsawanannya pun sempat dicabut.


 

×
Berita Terbaru Update