Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

The Doctor Bertekad Tancap Gas Di Awal Musim Moto GP 2021

23 Des 2020 | 12.23 WIB Last Updated 2020-12-23T05:23:53Z

Valentino Rosi Keluar Dari Garasi,(poto Yamaha Moto GP)

 

NYARINK.COM -- Lembaran  baru siap dibuka oleh The Doctor Valentino Rossi pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 bersama Petronas Yamaha SRT. Demi tampil kompetitif, The Doctor menargetkan untuk langsung tancap gas sejak balapan perdana.


Pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 berlangsung di luar perkiraan Valentino Rossi. Sempat diawali dengan gemilang berkat finis ketiga di GP Andalusia 2020, setelah itu penampilannya jauh menurun. Puncaknya, pria berusia 41 tahun itu gagal finis pada tiga balapan beruntun.


Kesialan semakin bertambah setelah Valentino Rossi dinyatakan positif Covid-19 pada awal Oktober 2020. Alhasil, pria berpaspor Italia itu harus melewatkan dua balapan di Sirkuit Motorland, Aragon. Tidak heran, hasil musim ini merupakan yang terburuk sepanjang kariernya.


Sadar musim lalu tidak berlangsung sesuai harapan, Valentino Rossi langsung mengobarkan tekad sembari menatap MotoGP 2021. Pria kelahiran Tavullia itu ingin tancap gas sejak seri perdana, yang dijadwalkan berlangsung pada 26-28 Maret 2021 di Qatar.


''Kami harus langsung siap sejak balapan pertama. Saya harus bekerja keras untuk diri sendiri, ujar Valentino Rossi, sebagaimana diwartakan Corse di Moto.


''Kami harus memperbaiki sejumlah area, sebagai contoh kualifikasi, yang mana sekarang sangat penting, imbuh juara dunia MotoGP tujuh kali itu.


Selain evaluasi pada diri sendiri, Valentino Rossi juga berharap Yamaha akan melakukan pengembangan pada motor YZR M-1 edisi 2020. Ia yakin betul, teknisi-teknisi Yamaha di Iwata, Jepang, bakal bekerja keras sepanjang musim dingin.


Salah satu aspek yang menurutnya harus ditingkatkan dari motor adalah daya cengkeram di ban belakang. Problem itu selalu menghantui Valentino Rossi sepanjang MotoGP 2020. Setelah itu, pekerjaan rumah besar lainnya adalah kecepatan maksimal.


"Kami sungguh kesulitan dengan daya cengkeram ban belakang. Ini adalah poin yang paling penting selain kecepatan maksimal motor. Demi kompetitif, kami harus bersama-sama memperbaiki diri," tutup pembalap bernomor motor 46 itu.(Sumber:Okezone,Fzy/Ink20)





×
Berita Terbaru Update