Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Bupati Bogor Ade Yasin Targetkan 3000 Aset Pemerintah Tersertifikasi Di Era Periodenya

29 Jan 2021 | 10.36 WIB Last Updated 2021-01-29T03:36:35Z

bupati bogor ade yasin saat proses sertifikasi aset (net)

 

BOGOR, NYARINK.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkerjasama dengan Kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bogor berhasil sertifikasi 700 lahan dari 800 bidang yang diajukan pada 2020 kemarin.


Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, proses sertifikasi aset tersebut dilakukan pihaknya, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yang mungkin bisa terjadi di kemudian hari.


"Aset-aset ini perlu disertifikatkan agar tidak ada konflik di kemudian hari yang saling klaim, kalau sudah selesai kan enak. Jauh dari persoalan sengketa ini dan itu," katanya, ditemui di halaman Kantor BPN Kabupaten Bogor.


Ia juga mengatakan walaupun sudah menyelesaikan 700 sertifikasi aset akan tetapi jumlah tersebut dinilai masih jauh dari target karena pada periodenya menargetkan 3000 aset Pemerintah yang meski tersertifikasi.


"Target kami di 3.000, dan ini akan kami lakukan secara bertahap penyelesaiannya. Jadi setiap tahun kami harus mendata dan melakukan sertifikasi terhadap aset-aset yang ada," ujarnya.


Untuk 2021 ini, Pemkab Bogor bersama ATR/BPN Kabupaten Bogor menargetkan 500 sertifikat aset pemerintah. "ucapnya.


Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Sepyo Achanto mengatakan, secara umum ada beberapa kendala yang dialaminya dalam melakukan sertifikasi terhadap aset-aset pemerintah.


"Misalnya, ada aset yang dikuasai oleh pihak lain. Ini kan tentu perlu penanganan khusus dan membutuhkan waktu. Tapi kejadian ini persentasenya sedikit," ucapnya.


Dirinya mengaku optimistis, bisa melakukan sertifikasi terhadap 500 aset-aset pemerintah di tahun ini. "Kami bersama Pemkab Bogor optimis, bisa melakukan sertifikasi terhadap 500 aset sesuai target Bupati Bogor di tahun ini," akunya.


Ia juga yakin, jika 3.000 sertifikasi aset pemerintah, bisa selesai di era kepemimpinan Ade Yasin - Iwan Setiawan. "Kami optimis target ini bisa selesai di masa kepemimpinan Ibu," tutupnya.(Ink21)




×
Berita Terbaru Update