Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Wakil Bupati Garut Aktiv Lakukan Monitoring Penegakan Disiplin Prokes

16 Jan 2021 | 08.37 WIB Last Updated 2021-01-16T01:37:24Z

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait penerapan protokol kesehatan (humas)

 

GARUT, NYARINK.COM -- Terkait penerapan protokol kesehatan di sejumlah objek wisata yang berlokasi di kecamatan Samarang , Kabupaten Garut, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman melakukan inspeksi mendadak (sidak),lokasi yang di tinjau yakni Pusat Konservasi Elang Kamojang, dan Hotel Sampireun Garut.


dr. Helmi menyampaikan di penangkaran elang ini, hampir tidak ada kegiatan ataupun kerumunan massa.


"Tadi kan kita ke Penangkaran Elang kemudian ke Sampireun, dua-duanya adalah dalam rangka monitoring pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), karena itu adalah tempat salah satu tempat perkumpulan massa, ternyata di sana memang tidak ada kegiatan. Di penangkaran elang itu hanya ada kegiatan Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika), tapi itu di ruang terbuka itu hanya sedikit hanya mungkin 10 orang di alam terbuka," ujar dr. Helmi.


Sementara itu di Hotel Sampireun, lanjut dr. Helmi, tempat yang ia kunjungi ini dinilai sudah patuh terhadap protokol kesehataan. "Kemudian kita lanjutkan ke hotel Sampireun Kecamatan Samarang, sama tidak ada pengunjung hanya karyawan-karyawan saja yang ada di situ dan mereka saya nilai di tempat ini patuh semua menerapkan protokol kesehatan," ucapnya.


Ia menyampaikan penarapan disiplin protokol kesehatan di tempat lain juga sudah terpantau baik.


"Tadi malam saya ketemu dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) ternyata alhamdulilah jam 7 (malam) sudah tidak ada kegiatan baik di swalayan maupun di toko-toko, kegiatan monitoring terus menerus penegakan hukum oleh Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) kemudian langsung di bawah komando Pak Kapolres (Kepala Kepolisian Resor) dan TNI, Polri terus aktif untuk melakukan monitoring penegakkan disiplin," ucap Wabub Garut.


Ia menegaskan jika ada temuan  pelaku usaha yang bandel, maka pihaknya tidak segan-segan untuk menutup usahanya. "Kalau masih ada cafe-cafe yang bandel kita bisa langsung di tutup sidang di tempat." pungkasnya.(Ink21)


×
Berita Terbaru Update