Notification

×

Iklan

Indeks Berita


Proyek Underpass Dustira - Sriwijaya Harus Selesai 6 Bulan

16 Jul 2021 | 16.36 WIB Last Updated 2021-07-16T09:36:29Z

Lokasi pembangunan underpass Dustira - Sriwijaya Kota Cimahi.

NYARINK.COM  - Proyek pembangunan underpass  Dustira - Sriwijaya yang berlokasi di wilayah Kelurahan Baros sudah disosialisasikan karena akan segera dibagun pada tahun ini. 


Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Ermayanti Rengganis menargetkan proyek pembangunan underpass bisa selesai  tahun ini. Karenanya, butuh dukungan dari semua pihak, terutama pemenang lelang, yakni  PT. Nindya Karya (Persero).


"Mudah-mudahan pekerjaannya bisa sesuai dengan rencana. Normal pembangunan sebenarnya paling cepat itu 10 bulan, padahal kita hanya punya waktu 6 bulan saja. Tapi mudah-mudahan bisa tercapai dan berjalan dengan baik." ujar Erma, Jumat (16/7). 


Untungnya, selama setahun ini segala bentuk sosialisasi dan perizinan yang dibutuhkan sudah ditempuh. Sampai pada akhirnya izinnya pun keluar, tinggal pelaksanaannya saja.


"Makanya di awal kami utamakan sosialisasi itu kepada para pedagang yang bakal terkena dampak. Senin kemarin kita kumpulkan para pedangang yang berada di atas lahan di PT. KA, di kantornya. Karena walau bagaimanapun sebagai pemilik lahan harus dilibatkan." ujarnya.


Untung, sambung dia, para pedagangnya paham dan mengerti tujuan pembangunan itu. Malah, mereka mendukung proyek pembangunan yang dianggap strategis tersebut.


Pembangunan yang berasal dari bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemprov Jawa Barat Tersebut, mengalokasikan sekira Rp 84 milliar. Pembangunannya tepat di bawah perlintasan kereta api yang menghubungkan Jalan Dustira dengan Jalan Sriwijaya.


Ia menyebut, underpass ini nantinya akan memiliki dengan panjang mencapai 30 meter dan lebar 7 meter. Keberadaannya diharapkan bisa menjadi solusi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut. 


Teknis pelaksanaan, pihaknya baru bisa menjalankan setelah terima kontrak. Itupun nantinya akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait termasuk Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). 


"Semoga bermanfaat dengan baik, yang semulanya mengalami kemacetan atau perlintasan sekarang menjadi lancar dan ujung-ujungnya ke tingkat perekonomian bisa lebih cepat ke tempat tujuan. Mudah-mudahan dampak positifnya lebih banyak," ungkapnya. (ink21)


×
Berita Terbaru Update