Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Warga Kampung Lapang Mulai Memanas

Sabtu, Agustus 28, 2021 | 11.44 WIB Last Updated 2021-08-28T05:12:01Z

 

Menara tower milik PT. Dayamitra Telekomunikasi yang berlokasi di Kampun Lapang, KBB.


NYARINK.com - Warga Rt 01 Rw 03 Kampung lapang Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat mulai mempertanyakan konpensasi atas keberadaan menara tower milik PT. Dayamitra Telekomunikasi diwilayahnya kepada pemilik lahan.


Ketua RW 03 Kampung Lapang, Atep Solihin, membenarkan keluhan warga yang tengah santer itu. Ia mengaku  telah banyak menerima laporan dari warganya. Keluhan tersebut, katanya, disampaikan kepadanya setelah warga mendengar uang izin tower yang berada di salah satu tanah milik tetangganya telah cair.


Mendapat banyak keluhan dari warga, dirinya setelah itu langsung menyampaikannya kembali kepada pemilik lahan yang disewa PT. Dayamitra Telekomunikasi. 


"Setelah mendapat keluhan itu, saya langsung menyampaikannya kembali kepada Pa Acil, pemilik tanah. Menurut dia, katanya kalau kepada warga itu  ibadah katanya," terang Atep, Jumat (27/8/21).


Menurut Atep, wajar kalau warga terus mendapatkan konpensasi dari pemilik tanah yang disewa perusahaan telekomunikasi tersebut. Karena wilayah yang rumahnya dekat dengan tower, menjadi harus menanggug resiko jika sesuatu terjadi.


"Wajar lah kalau warga mendapat konpensasi dari pemilik tanah. Karena bagaimanapun mereka bakal menanggung resiko jika misalnya tower itu roboh." tandanya.


Sementara, di tempat terpisah, Kepala Desa Parongpong, Eden Darmanah mengaku tidaj mendapat tembusan, baik dari perusahaan telekomunikasi tersebut maupun dari pemilik lahannya.


"Saya baru tahu kalau ada permasalahan seperti ini. Memang saat pembangunan itu saya belum menjabat jadi Kades," terang Eden.


Namun, dirinya menegaskan akan segera menyelesaikan kemelut yang tengah terjadi. Pihaknya juga akan segera memanggil pihak perusahaa  tersebut untuk dimintai keterangannya. 


"Makanya, tenbusan itu perlu. Jika sudah terjadi seperti ini saya juga bingung, karena tidak tahu duduk perkaranya. Walau bagaimanapun mereka adalah warga saya yang harus di bela." tutupnya. (ink22)


×
Berita Terbaru Update