Notification

×

Iklan

Indeks Berita

AHY: Orang Baik dan Berpotensi Jangan Malah Menjauh Dari Partai

Senin, September 13, 2021 | 09.26 WIB Last Updated 2021-09-13T02:30:15Z

Sesepuh pengendara ojeg Ardan didampingi Anggota DPR RI Agung Budi Santoso bertatap muka secara virtual dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

NYARINK.com, BANDUNG, - para pengurus dan anggota Ojeg Ardan, Nagrog Ujung Berung, Kota Bandung awalnya tidak mengira bisa bertatap muka langsung dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, ditempat mereka mangkal.


Meski hanya melalui sebuah aplikasi video, pertemuan tatap muka yang dijembatani anggota DPR RI Agung Budi Santoso tersebut banyak memberi masukan positif. Keluhan pengendara jasa roda dua juga  didengar langsung anak sulung Presiden ke-6 Republik Indonsia Susilo Bambang Yudhoyono.

Mengetahui ada kesempatan, sesepuh ojeg Ardan, Saripudin mengeluhkan beberapa hal seperti, kondisi penumpang yang semakin berkurang sehingga berdampak pada perekonomian keluarga.

Dirinya beserta rekannya yang lain berharap, Partai Demokrat bisa memberikan solusi sehingga perekonomiannya bisa kembali normal.

Setelah mendengar curhatannya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak ingin melihat mereka larut dalam kesulitan, karena mereka harus kuat dan menjadi pribadi yang sabar menghadapi segala kesusahan di masa pandemi. Sebenarnya situasi jni bergantung pada kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia yang mengelola bangsa ini.

"Makanya Politik itu terlalu penting jika diserahkan kepada orang yang tidak memiliki kapabilitas dan kapasitas. Untuk itu, generasi muda harus mempunyai keinginan untuk terus berpartisipasi dalam kehidupan politik," papar AHY, melalui videonya. Sabtu (11/9/21).

Daripada itu, sebagai generasi penerus yang mempunyai kapasitas dan niatan baik meneruskan tongkat estafet kepemimpinan, harus makin mendekat bukan malah menjauh dari partai politik.


"Tapi Kalau orang yang baik-baik, pintar-pintar dan hebat-hebat malah menjauh dari politik, maka jangan salahkan jika negara ini nantinya diisi oleh orang-orang tidak mempunyai kepasitas dan integritas, apalagi orang jahat." cetus AHY.


Karenanya, ia berpesan khususnya kepada mahasiswa Universitas Indonesia yang hadir, terutama yang mempunyai keterampilan diharapkan mau membantu memikirkan bersama. Baik yang melalui politik praktis maupun tidak.

Lain halnya, Gabriel Igane Gusti Agung
Mahasiswa Semester 7 Ilmu Politik FISIP UI, ia mengaku baru pertama kali terjun kelapangan melihat kehidupan masyarakat yang sebenarnya.


"Selama ini kami hanya mempelajari teori dari sekolah dan pemberitaan saja. Sekarang Kami diberi kesempatan bisa melihat langsung. Apapun yang dilakukan oleh pihak yang berwenang, semoga semuanya demi kebaikan Indonesia." Harap Gusti.


Sementara, Anggota DPR RI Agung Budi Santoso asal partai Demokrat menegaskan bahwa kewajiban seorang wakil rakyat itu seperti ini. Harus mau melihat dan mendengar masyarakat dilapangan. Bukan hanya duduk di belakang meja yang kantornya memakai pendingin.


" Kami harus banyak memasang mata dan telinga, agar warga yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bisa dengan mudah diketahui." Cetus pria yang kerap di sapa ABS.

Pihaknya bersyukur  masih ada sejumlah mahasiswa yang mempunyai keinginan mengetahui sekelumit permasalahan di masyarakat. Mudah-mudahan apa yang dilihat dan didengar menjadi bahan pembelajaran. (ink21)


×
Berita Terbaru Update