• Sabtu, 4 Desember 2021

Setiap Tetesan Keringat Akan Menjadi Air Susu Yang Membesarkanmu, Untukmu Ayah!!!

- Kamis, 25 November 2021 | 11:19 WIB
Ilustrasi Perjuangan Sosok Ayah. (Nyarink / Freepik)
Ilustrasi Perjuangan Sosok Ayah. (Nyarink / Freepik)

Nyarink.com - Sosok yang tidak pernah bersedih bahkan tidak mungkin menangis. Tapi apakah memang seperti itu?

Terkadang kita menyangka ayah kita adalah sosok yang paling tegar dan tak akan pernah meneteskan air mata. Mungkin Ibu lebih kerap menelepon untuk menanyakan keadaan kita setiap hari, tapi bahwa sebenarnya yang selalu mengingatkan untuk itu adalah ayah.

Semasa kecil, ibulah yang lebih sering menggendong. Tapi apakah tahu bahwa ketika ayah pulang kerja dengan wajah letihnya ayahlah yang selalu menanyakan apa yang dilakukan seharian di lingkungan rumah. Walaupun ayah tidak bertanya langsung karena sangat letihnya mencari nafkah.

Baca Juga: Viral Warganet di Ambon, Video Baku Hantam 2 Polisi Versus 1 TNI Berujung Dengan Damai

Saat dikala kita sakit, ayah selalu mengingatkan "sudah diberitahu, jangan minum es!" lantas kita dengan wajah merengut menjauhi ayah dan seketika menangis memeluk kepada ibu. Tapi apakah kita tahu bahwa ayahlah yang sedang risau dengan keadaan kita, sampai beliau hanya bisa memendam dan menahan kesakitan kita.

Semasa kita kecil, walaupun ibu yang mengantar ke sekolah untuk belajar, tapi tahukah? bahwa ayahlah yang selalu berkata: ibu, remanilah anakmu, aku pergi mencari nafkah dulu ya buat memenuhi keluarga kita bersama.

setelah Ketika remaja, kita meminta izin untuk keluar malam. ayah dengan tegas berkata "tidak boleh!!!", sadarkah kita bahwa beliau hanya ingin menjaga karena ayah lebih tahu dunia diluar sana. Karena bagi ayah, kita adalah sesuatu yang sangat berharga. Saat kita sudah dipercayai oleh beliau pasti ayah pun melonggarkan peraturannya.

Baca Juga: Memaknai Hari Guru Nasional 25 November 2021 Mas Menteri Nadiem Makarim Berikan Pidato, Berikut Isi Naskahnya

Saat kita sukses, ayah adalah orang pertama yang berdiri dan bertepuk tangan untuk kita. beliaulah yang mengabari sanak saudaranya, "annaku sekarang sukses," dengan bangganya. Walaupun kadang kita cuma bisa membelikan baju muslim dan itu pun cuma setahun sekali. ayah akan tersenyum bahagia dalam sujudnya, ayah juga tidak kal ah dengan doanya seorang ibu, cuma bedanya ayah simpan doa itu dalam hatinya.

Sampai ketika kita menemukan jodoh, ayah akan sangat berhati - hati mengizinkannya. Dan akhirnya, saat beliau melihat kita duduk diatas pelaminan bersama pasangan dambaan kita ayah pun tersenyum bahagia. lantas pernahkah kita memergoki bahwa beliau sempat pergi kebelakang dan menangis? itu karena ayah sangat bahagia.

Halaman:

Editor: Wira Dirgantara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anak Akan Lebih Puas dan Patuh Kepada Sosok Ayah

Sabtu, 27 November 2021 | 19:17 WIB

VUCA World Dalam Perspektif Manajemen Ekosistem

Jumat, 26 November 2021 | 13:13 WIB

Perasaan Flow Penting, Nikmati dan Hadapi Tantangan

Selasa, 23 November 2021 | 18:41 WIB

Ada-ada Saja Kisah Lika Liku Pasangan Suami Istri Ini

Minggu, 21 November 2021 | 21:08 WIB

Ketahui Diferensiasi Sosial dan Bentuk-Bentuknya

Selasa, 16 November 2021 | 20:21 WIB

Demokrasi Terbagi ke Dalam 8 Macam

Senin, 15 November 2021 | 11:55 WIB

Konsep IKIGAI, Agar Kerja Bikin Happy

Senin, 15 November 2021 | 10:38 WIB

UntukMu Ibu

Sabtu, 13 November 2021 | 23:50 WIB

Ideologi Tidak Lepas Dari Suatu Unsur Kehidupan

Sabtu, 13 November 2021 | 15:58 WIB

UAS: Nasihat Yang Sangat Getarkan Hati

Jumat, 12 November 2021 | 09:02 WIB

Jangan Menyerah Hadapilah? Berserah Diri Dengan Ikhlas

Selasa, 9 November 2021 | 22:59 WIB
X