• Sabtu, 23 Oktober 2021

Terima Kunjungan Duta Besar Australia, Ridwan Kamil Ungkap Potensi Ekonomi Jawa Barat Besar

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 01:24 WIB
Ridwan Kamil menerima kunjungan kerja dari Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM
Ridwan Kamil menerima kunjungan kerja dari Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM

Jawa Barat, nyarink.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan kerja dari Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM. Dalam kunjungan tersebut Ridwan Kamil menyampaikan potensi ekonomi dan penanganan COVID-19 di Jawa Barat. 

Menurut Ridwan Kamil potensi ekonomi Jawa Barat sangat besar. Pada kuartal II-2012 pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tumbuh 6,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year). 

Dari sisi investasi, Jawa Barat menjadi destinasi favorit para investor. Realisasi investasi penanaman modal asaing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri  (PMDN) di Jabar pada semester I/2021 telah mencapai Rp72,46 trilliun. 

Rinciannya, realisasi PMA sebesar Rp44,27 trilliun dan realisasi PMDN sebesar Rp28,19 trilliun. Angka ini telah mencapai 56,90 persen dari target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar Rp127 triliun pada 2021.

"Ekonomi terbesar kami adalah dari industri karena Jawa Barat adalah rumah dari industri. Kami nomor satu destinasi investasi," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Rabu (13/10/2021).

Dari sisi penanganan COVID-19, kondisi di Jawa Barat sudah jauh lebih baik. Berdasarkan data Bersatu Lawan COVID-19 per 9 Oktober, angka keterisian tempat tidur rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) di Jawa Barat tinggal 4,03 persen. 

Sementara angka kasus aktif hanya 0,29 persen. Saat ini Jawa Barat sedang mempersiapkan diri beranjak dari pandemi ke endemi. 

"BOR kami hanya 4 persen dari 91 persen. Jadi kami tetap menjaga protokol kesehatan dan kami melihat ke depan untuk mempersiapkan endemi," kata pria yang kerap disapa Kang Emil. 

Di sisi lain, Pemda Provinsi Jawa Barat juga sedang mempersiapkan tujuh ekonomi baru pasca-COVID-19. Tujuh ekonomi yang dimaksud adalah meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok, swasembada pangan, swasembada teknologi, mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan, inovasi digital, green business ataupenerapan ekonomi berkelanjutan, dan  pariwisata lokal.  

Halaman:

Editor: Bangzays

Sumber: Humas Jawa Barat

Tags

Terkini

Ngatiyana Jelaskan Makna Santri Jiwa Raga

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:54 WIB

Kades Lembang Apresiasi Warga Peringati Maulid Nabi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:26 WIB

Pemkot Cimahi Akan Tangani Banjir di Beberapa Titik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:19 WIB

Kelompok Tani Renjani Siap Wujudkan Gagasan DPC AWI

Rabu, 20 Oktober 2021 | 22:50 WIB

Bulan Dana PMI Cimahi Resmi di Buka

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:00 WIB
X