• Rabu, 26 Januari 2022

Evaluasi Kebutuhan Honorer Masin-masing OPD, Pj Sekda : Itu Amanat PP, Bukan Kebijakan Bupati

- Senin, 3 Januari 2022 | 16:54 WIB
Massa aksi yang mempertanyakan kejelasan nasib para honorer di Kabupaten Meranti
Massa aksi yang mempertanyakan kejelasan nasib para honorer di Kabupaten Meranti

Meranti, Nyarink.com - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bambang Supriyanto menjelaskan evaluasi tenaga non PNS atau honorer yang dilakukan saat ini merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dia juga membantah jika langkah yang diambil Pemkab saat ini adalah merumahkan atau memberhentikan tenaga honorer. Akan tetapi yang dilakukan adalah evaluasi terhadap kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), karena memang kontrak kerja tenaga honorer tersebut berakhir pada 31 Desember 2021 lalu.

"Hari ini juga kita mulai memetakan kebutuhan OPD, paling lambat 15 januari kita targetkan selesai," ujar Bambang saat konferensi pers bersama wartawan di Ruang Melati usai menemui massa aksi yang mempertanyakan kejelasan nasib para honorer di Halaman Kantor Bupati Meranti, Senin (03/01/22).

Baca Juga: Pemkab Bengkalis Hasilkan Ratusan Juta Dari Restribusi Menara Telekomunikasi

Menurutnya, setelah dilakukan pemetaan, maka akan dibuka seleksi ulang dengan melibatkan akademisi sebagai pihak ketiga. Nantinya, semua honorer bisa mengikuti seleksi tersebut sesuai keahlian dan jenjang pendidikan yang dimiliki.

"Setelah adanya pemetaan analisis jabatan dapat diketahui berapa kebutuhan real masing-masing OPD. Nanti akan kita perpanjang kembali kontrak kerja para honorer tersebut," ungkapnya.

Hal tersebut juga berlaku bagi tenaga guru honorer dengan mengevaluasi jurusan pendidikannya dengan mata pelajaran yang diberikan pada masing-masing sekolah.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Kopi Gunung Puntang Jawa Barat Terbaik dan Termahal

"Untuk itu satker terkait akan menghitung kebutuhannya agar guru-guru honor ini mengajar sesuai keahliannya. Kita minta bersabar dulu, hingga proses pemetaan selesai untuk perpanjangan kontrak," terang Bambang.

Halaman:

Editor: ink1

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omicron di Jabar Merangkak Naik

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:51 WIB

Wabup Meranti Resmikan Even Lomba Sampan layar

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:32 WIB

Lurah Utama Ingin Setiap Usulan Berbasis Permasalahan

Jumat, 21 Januari 2022 | 04:05 WIB

Usulan Pembangunan Sekolah di Padasuka Jadi Sorotan

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:06 WIB

Kepala Desa Pasanggrahan Tanggapi Pertanyaan Warga

Kamis, 20 Januari 2022 | 00:22 WIB

Antusias Warga Datang Ke FGD Cipageran Tinggi

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:27 WIB

Besar Harapan, Hasil FGD Setiamanah Sesuai Kebutuhan

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:52 WIB
X