• Rabu, 26 Januari 2022

Merasa Tak Dipedulikan, Nelayan Aceh Ajukan Suntik Mati

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 19:30 WIB

Nyarink.com - Seorang Nelayan bernama Nazaruddin Razali (59 tahun) memohon untuk disuntik mati atau eutanasia.

Nazarudiin, warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, telah mengajukan permohonan suntik mati ke pengadilan negeri setempat.

Ia mengatakan, permohonan eutanasia tersebut memang sengaja dilakukannya karena dirinya mengaku tertekan dengan kebijakan Pemerintah Kota Lhokseumawe yang akan merelokasi keramba budi daya ikan di Waduk Pusong.

Baca Juga: Tersandung Hukum, Pemkot Bekasi Kini Resmi di Pimpin Plt Wali Kota

"Jika pemerintah tidak peduli lagi kepada kami para petani keramba di Waduk Pusong, saya minta disuntik mati saja di depan Wali Kota Lhokseumawe beserta Muspika Banda Sakti," kata Nazaruddin di Lhokseumawe, Kamis (6/1/2022), seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/1).

Nazaruddin pun secara resmi mendaftarkan permohonan suntik mati tersebut ke Pengadilan Negeri Lhokseumawe pada Kamis. Permohonan tersebut sudah teregistrasi dengan nomor surat PNL LSM-01-2022-KWS.

✅ Trauma karena didatangi aparat

Nazaruddin juga mengatakan, ia mengajukan permohonan tersebut karena menilai negara tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Baca Juga: Banjir di Jayapura Ikut Rendam Kantor Gubernur

Halaman:

Editor: Eni Wiyarti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omicron di Jabar Merangkak Naik

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:51 WIB

Wabup Meranti Resmikan Even Lomba Sampan layar

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:32 WIB

Lurah Utama Ingin Setiap Usulan Berbasis Permasalahan

Jumat, 21 Januari 2022 | 04:05 WIB

Usulan Pembangunan Sekolah di Padasuka Jadi Sorotan

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:06 WIB

Kepala Desa Pasanggrahan Tanggapi Pertanyaan Warga

Kamis, 20 Januari 2022 | 00:22 WIB

Antusias Warga Datang Ke FGD Cipageran Tinggi

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:27 WIB

Besar Harapan, Hasil FGD Setiamanah Sesuai Kebutuhan

Selasa, 18 Januari 2022 | 08:52 WIB
X