• Sabtu, 4 Desember 2021

Bisnis Tes PCR di Kalangan Pejabat

- Jumat, 12 November 2021 | 08:48 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengaku mengetahui soal dugaan bisnis PCR di kalangan pejabat. FOTO/dok.BKPM
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengaku mengetahui soal dugaan bisnis PCR di kalangan pejabat. FOTO/dok.BKPM

Jakarta, Nyarink.com - Dugaan soal bisnis tes PCR itu menyasar salah satunya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengaku mengetahui soal dugaan bisnis PCR di kalangan pejabat.

"Teruntuk abang-abang saya, senior-senior saya dan teman-teman aktivis. Saya tahu soal itu. Sudahlah, jangan terlalu lama dan jangan terus berepisode, sudah selesai itu," ujar Bahlil saat acara virtual, dilansir laman Sindonews Kamis (11/11/2021).

Baca Juga: Sejak Proklamasi UUD 45 Sudah Empat Kali Alami Amandemen

Menurut dia PCR semakin menjadi polemik setelah adanya dugaan Luhut ikut terseret persoalan bisnis PCR. Pihaknya meminta agar polemik ini tidak terus diperpanjang. "Saatnya kita memberikan informasi ke masyarakat itu yang baik dan objektif," kata dia.

Dia mengatakan bahwa pemerintah saat ini telah bekerja keras menangani pandemi yang tidak mudah sehingga perlu dukungan dari seluruh pihak agar pemulihan ekonomi dan sosial bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga: PT.Chitose Serahkan Bantuan Pendidikan Untuk SMPN 14 Cimahi

"Terpenting saat ini bagaimana kita menatap masa depan lebih baik mengendalikan Covid-19 tidak gampang butuh kerja keras kita semua," jelasnya.

Editor: BonoDaren20

Tags

Artikel Terkait

Terkini

TASPEN Jalankan Roda Bisnis Secara Berkelanjutan

Jumat, 26 November 2021 | 09:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal IV Diperkirakan 5,5-6%

Selasa, 23 November 2021 | 08:37 WIB

Tingkatkan UMKM Lokal Lewat Teknologi

Jumat, 12 November 2021 | 22:00 WIB

Bisnis Tes PCR di Kalangan Pejabat

Jumat, 12 November 2021 | 08:48 WIB

CEG Hadapi Krisis Likuiditas

Rabu, 10 November 2021 | 14:10 WIB

Pernak-Pernik Jelang Nataru Pasokan Terhambat

Rabu, 10 November 2021 | 11:13 WIB

Saham-Saham ini Patut Dicermati

Senin, 8 November 2021 | 19:40 WIB
X