• Sabtu, 4 Desember 2021

Harga BBM dan LPG Berpotensi Akan Segera Naik

- Senin, 22 November 2021 | 13:54 WIB
Menteri ESDM, Arifin Tasrif
Menteri ESDM, Arifin Tasrif

Nyarink.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan adanya potensi kenaikan harga pada energi yang menghasilkan karbon, seperti BBM dan LPG, jika pajak karbon diberlakukan.

"Ini tentu akan menyebabkan kenaikan harga baik di sisi hulu maupun di hilir bagi pemasar yang menghasilkan karbon", kata Arifin dalam keterangan resmi di laman Kementerian ESDM, dikutip dari idxchannel. 

Terdapat tiga skema perhitungan dasar atas penerapan pajak karbon di sektor energi yang dilakukan Kementerian ESDM, yaitu USD 2 per ton (Rp 30/kg CO2e), USD 5 per ton (Rp 75/kg CO2e), dan USD 10 per ton (Rp150/kg CO2e).

Baca Juga: Menitikberatkan Jihad Lewat Bidang Kemiliteran Untuk Merebut Kekuasaan

Secara rinci, terdapat tambahan biaya dari sisi produksi maupun tambahan harga dari sisi konsumen oleh produsen yang menghasilkan emisi seperti batubara, minyak, dan gas bumi seiring diberlakukannya pengenaan pajak karbon.

Hal ini seiring juga dengan penambahan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik senilai Rp76,49 miliar, dan penambahan subsidi listrik senilai Rp20,46 miliar serta kompensasi senilai Rp61,38 miliar.

Editor: Wira Dirgantara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pahami Aturan PPKM Level 3 Jelang Nataru 2022 Berikut

Senin, 29 November 2021 | 09:43 WIB

MK Nyatakan UU Cipta Kerja Bertentangan Dengan UU 1945

Kamis, 25 November 2021 | 20:10 WIB

Lowongan Kerja Bulan November 2021

Kamis, 25 November 2021 | 20:01 WIB

Cek Aplikasi Terbaru Bansos Usul Sanggah Kemensos

Kamis, 25 November 2021 | 12:35 WIB
X