• Kamis, 19 Mei 2022

Munasam Menyesal Jual Tanahnya Ke Proyek Kilang Tuban

- Selasa, 25 Januari 2022 | 22:44 WIB
Kakek Munasam yang ikut demo rekruitmen pekerjaan
Kakek Munasam yang ikut demo rekruitmen pekerjaan

Nyarink.com - Terselip cerita sedih warga dari unjuk rasa warga enam desa terdampak pembangunan PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) Kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban soal rekrutmen pekerjaan. Mereka bercerita hanya menghabiskan tabungan karena tak ada pekerjaan setelah tanah mereka dibeli PT PRPP.

Padahal sebelumnya mereka menjadi miliarder dengan uang ganti rugi mencapai miliaran rupiah. Tetapi karena tak ada penghasilan, uang itu mulai tergerus untuk mencukupi kebutuhan setiap hari.

Salah satu warga kampung miliader di Tuban yang kini dihantui rasa penyesalan setelah tanahnya dijual ke pihak proyek kilang Tuban adalah Musanam (60), warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu.

Baca Juga: Download Link Twibbon Harlah NU Untuk Meriahkan Lewat Online

Musanam mengaku menyesal telah menjual rumah dan tanah ladangnya yang produktif seluas 2,4 hektare pada tahun lalu dengan harga lebih dari Rp 2,5 miliar. Rasa penyesalan yang dirasakan saat ini adalah ia tak lagi punya penghasilan tetap dan tak bisa bekerja lagi.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bersama keluarga, ia terpaksa harus menjual satu demi satu sapi ternaknya yang selama ini ia pelihara.

"Punya 6 ekor sapi mas, sudah tak jual tiga ekor dan kini tersisa tiga. Sapi-sapi itu saya jual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," tutur Musanam di sela aksi demo di depan kantor proyek GRR Tuban, Senin (24/1/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Disiiplin Terhadap Personil, Sie Propam Polresta Deli Serdang Laksanakan Gaktiblin*

Musanam bercerita dulu sebelum lahan pertanian dijual, saat panen ia bisa mendapat Rp 40 juta setiap kali panen jagung atau tanaman lainnya. Saat proyek kilang minyak akan dibangun, ia dirayu agar tanahnya bisa dibeli pihak proyek.

Halaman:

Editor: Eni Wiyarti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungan Komisi ll ke Sukabumi Bahas Anggaran DID

Senin, 25 April 2022 | 17:08 WIB

Pemerintah Terus Evaluasi Kendalikan Pandemi

Selasa, 15 Februari 2022 | 19:55 WIB

Pasukan Dayak Merah Minta Kepolisian Tindak Tegas Edy

Sabtu, 29 Januari 2022 | 19:11 WIB
X