• Sabtu, 4 Desember 2021

Tingkatkan Kwalitas Pemandu Wisata, Magister UPI Kembang Prototype Modul Pembelajaran Berbasis Digital

- Minggu, 14 November 2021 | 10:30 WIB
Kegiatan Praktik Pemanduan Wisata Virtual yang dilakukan oleh Tim Pemandu Desa Wisata Alamendah
Kegiatan Praktik Pemanduan Wisata Virtual yang dilakukan oleh Tim Pemandu Desa Wisata Alamendah

Nyarink.com - Program Studi  Magister Pariwisata Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan prototype modul pembelajaran Pemanduan Wisata berbasis digital dengan menggandeng stakeholder Pariwisata Indonesia seperti Pemerintah (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung), atraksi wisata (Taman Wisata Candi), hingga masyarakat lokal (Desa Wisata Alamendah Kab Bandung).

Kegiatan pengembangan modul ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat UPI tahun 2021. Modul ini dirancang oleh Tim Dosen UPI yang diketuai Dr. A.H Galih Kusumah, MM yang juga sebagai Ketua Prodi Magister Pariwisata UPI.

Prototype modul pembelajaran Digital untuk materi pemanduan wisata ini terdiri dari enam aktivitas materi pembelajaran, mulai dari Konsep dasar Pemanduan Wisata, contoh pemanduan Wisata dalam bentuk Virtual Tour 360, hingga aktivitas project bagi para peserta didik untuk melakukan pemanduan wisata pada beberapa Destinasi Wisata di Indonesia.

Baca Juga: Berpenghasilan Fantastik Tukang Cukur Dapatkan 28 Juta Rupiah Per Bulan

Pengelola Desa Wisata Alamendah Kabupaten Bandung berkesempatan untuk menjajaki purwarupa modul, sekaligus melaksanakan praktik pemanduan virtual  melalui platform modul digital tersebut. Praktik pemanduan Virtual yang dilakukan oleh pengelola Desa Wisata Alamendah dilaksanakan pada hari Rabu, 10 November 2021 secara daring. Empat pemandu wisata dari desa Alamendah melakukan praktik pemanduan virtual dengan dihadiri oleh 70 mahasiswa prodi Pendidikan Pariwisata UPI.

Menurut Dr. Galih, kegiatan ini memiliki tiga target utama capaian kegiatan. Pertama, sebagai ajang uji coba purwarupa modul digital, sekaligus sebagai bagian dari fase I pengembangan modul tersebut. Seluruh catatan perbaikan pada fase ini akan menjadi dasar untuk pengembangan modul digital lebih lanjut. Kedua, kegiatan ini ditujukan sebagai sarana latihan bagi para pengelola desa wisata Alamendah untuk melakukan pemanduan wisata secara virtual. Latihan ini penting dilakukan karena pada masa pandemi seperti sekarang, aktivitas wisata virtual menjadi aktivitas standar yang perlu dilakukan oleh setiap destinasi wisata. Ketiga, kegiatan ini dilakukan juga sebagai ajang untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa kepariwisataan untuk merasakan langsung wisata secara virtual di desa wisata.

Baca Juga: Menarik dan Tertarik, Ternyata Ini yang Ada di AWC!

Dengan begitu, diharapkan aktivitas ini dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang baik dalam hal pengembangan kemampuan dalam memandu wisata.

Akses pada modul digital ini direncanakan dibuka untuk kalangan pendidikan kepariwisataan setelah fase ujicoba dan pengembangan tahap dua selesai dilaksanakan awal tahun 2022 mendatang. Tim Pengembang membuka lebar kesempatan bagi para pihak yang terlibat dalam pendidikan pariwisata, khususnya yang terkait dengan pemanduan wisata, yang ingin mencoba purwarupa modul digital untuk mempelajari teknik pemanduan dan interpretasi wisata.

Halaman:

Editor: ink1

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X