• Rabu, 26 Januari 2022

Produksi Jamur Merang Menurun, KKN Unsika Berikan Solusi Kepada Petani

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:09 WIB
Dokumentasi KKN Desa Pasiruken Universitas  Singaperbangsa Karawang
Dokumentasi KKN Desa Pasiruken Universitas Singaperbangsa Karawang

Karawang, Nyarink.com - Kuliah Kerja Nyata merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa S1 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sekaligus sebagai wahana pemberdayaan masyarakat dengan melaksanakan berbagai program kerja berupa kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Program pengabdian diharapkan dapat mempercepat kemampuan masyarakat dalam pengembangan diri dan wilayah sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Pada tahun 2021, KKN dilaksanakan secara tematik-integratif atau disebut KKN Unsika Tematik-Integratif.

Sejumlah 19 mahasiswa UNSIKA dari berbagai program studi yang tergabung dalam kelompok 154 KKN UNSIKA, pada tanggal 23-25 Oktober kemarin telah menyelenggarakan beberapa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Teknologi Budidaya dan Diversifikasi Produk Olahan Jamur Merang Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian di Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang”.

Baca Juga: Kang Emil Kaget, Penghasilan 100 Juta Perbulan Dari sang Content Creator PRMN.

Kegiatan KKN ini diketuai oleh Putra Damay Indrianto dan didampingi oleh dosen pembimbing yaitu bapak I Ketut Manu Mahatmayana, S.P., M.Si., yang dilaksanakan di Desa Pasirukem Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang.

Program kerja Kelompok 154 KKN UNSIKA terdiri dari "Seminar Teknologi Budidaya dan Pengolahan Jamur Merang" sebagai program kerja utama dan "Pasirukem Mengajar" sebagai program kerja pendukung.

Dalam kegiatan seminar yang dihadiri oleh para petani jamur merang, jajaran Desa Pasirukem, mahasiswa Kelompok 154 KKN UNSIKA, dan Dosen Pembimbing Lapang terjalin diskusi mengenai solusi atas permasalahan yang terjadi.

Baca Juga: Pembaruan pada Persyaratan Layanan YouTube 2022, Cek Yuk Syaratnya?

Rangkaian seminar diawali dengan pemaparan materi teknologi budidaya oleh Bapak Ahmad Baihaqi, S.Pd.I., dan dilanjutkan dengan sesi diskusi. Para mahasiswa juga membuat dan memperkenalkan hasil olahan jamur merang berupa cireng dan nugget dengan memutar video demonstrasi diakhir seminar. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi usaha dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Pasirukem.

Halaman:

Editor: Hermawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Ambalan Ke-53 Jadi Ajang Silahturahmi

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:25 WIB

Pesan Untuk Mahasiswa Dari Puan Maharani?

Jumat, 24 Desember 2021 | 21:08 WIB

Tingkatkan Kopetensi, 126 Guru KBB Ikuti Lokakarya

Minggu, 21 November 2021 | 21:55 WIB
X