• Rabu, 26 Januari 2022

Membebaskan Dua Pelaku Pengerokan Anaknya, Sumarni Minta Keadilan Polisi

- Kamis, 6 Januari 2022 | 22:19 WIB
Illustrasi pengeroyokan ( pixabay)
Illustrasi pengeroyokan ( pixabay)

Nyarink.com - Sumarni seorang Ibu asal Mamuju meminta keadilan kepada polisi, agar tidak membebaskan dua pelaku pengeroyokan terhadap anaknya.

Dia tidak rela setelah jika dua pelaku tersebut dibebaskan setelah sempat ditangkap. Keluhan tersebut ia sampaikan sambil menagis tersedu kepada polisi

Anak Sumarni berinisial MF (15) mengalami mengalami koma, cacat fisik dan mental akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh sejumlah warga di Topoyo pada November 2021 lalu.

Baca Juga: Polri Menilai Cuitan Ferdinand Hutahaen Menngandung Unsur Sara

Meski sudah sebulan lebih kasusnya bergulir, namun Sumarni menilai tak ada progres yang jelas. Sementara korban hingga kini masih terbaring tak berdaya di tempat tidurnya.

“Sebagai masyarakat kecil, saya berharap kasus yang menimpa anak saya ini bisa diselesaikan polisi. Saya berharap bisa menghukum pelaku seadil-adilnya. Anak saya kini masih terbaring lemas dan sudah cacat seumur hidup, sementara kasusnya hingga kini belum ada perkembangannya,” tutur Sumarni, saat ditemui.

Sebulan lebih setelah menjalani operasi ganti batok kepala di rumah sakit Makassar, MF hingga kini belum pulih. Sumarni berjuang untuk merawat anaknya.

Baca Juga: Usai Ajang Piala AFF 2022, Tarif Kontrak Sejumlah Pemain Timnas Naik

Korban yang mengalami luka parah harus menjalani operasi ganti batok kepala. Namun, meski sudah menjalani operasi, korban tak kunjung sembuh. Korban kehilangan kesadaran setelah lebih dari 11 hari mengalami koma.

Halaman:

Editor: ink1

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arteria Dahlan, Siap Terima Sanksi Dari Partainya.

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:19 WIB

Penyeludupan 80 Kg Sabu Diringkus Polda Riau

Jumat, 21 Januari 2022 | 06:05 WIB

Tekab Polresta Deli Serdang amankan pelaku Curas

Sabtu, 15 Januari 2022 | 19:01 WIB

Judi Tembak Ikan di Medan Marelan Terus Menjamur

Jumat, 7 Januari 2022 | 17:47 WIB
X